Penggunaan Plastik Harus Dibatasi untuk Jaga Wisata

Jumat, 15 Mei 2026
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

NUSANTARAKALTIM, BERAU-DPRD Berau menilai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai perlu segera diperkuat, terutama di kawasan wisata yang menjadi andalan Berau.

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan persoalan sampah plastik tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan sektor pariwisata yang saat ini terus berkembang.

Menurutnya, wilayah wisata bahari seperti Kepulauan Derawan harus dijaga dari ancaman pencemaran, terutama sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem laut dan pesisir.

“Pariwisata Berau sangat bergantung pada kebersihan lingkungan. Sampah plastik tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun berpotensi menambah volume sampah jika tidak diimbangi pengelolaan yang baik. Karena itu, pelaku usaha seperti hotel, restoran, dan operator wisata didorong mulai menerapkan penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, termasuk menyediakan fasilitas isi ulang air minum di penginapan dan lokasi wisata.

“Pelaku usaha harus ikut ambil bagian, karena ini menyangkut masa depan wisata Berau,” tegasnya.

Selain itu, Dedy meminta Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat edukasi kepada masyarakat agar kesadaran terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat, khususnya di kawasan pesisir dan pulau-pulau wisata.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan sinergi antara masyarakat, pelaku usaha, wisatawan, dan pemerintah agar upaya pengurangan sampah berjalan efektif.

“Kalau lingkungan terjaga, wisatawan juga akan terus datang. Itu yang harus dipikirkan bersama,” pungkasnya.

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan