DPRD Berau Ingatkan Ancaman Fiskal 2027 terhadap Kelanjutan Pembangunan

Selasa, 12 Mei 2026
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – DPRD Berau mulai menyoroti proyeksi kondisi keuangan daerah tahun 2027 yang dinilai berpotensi memengaruhi keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Berau. Pemerintah daerah diminta mulai melakukan langkah antisipasi agar program pembangunan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan anggaran.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga mengatakan ruang fiskal daerah diperkirakan semakin terbatas karena adanya ketidakseimbangan antara pendapatan daerah dan belanja pegawai yang terus meningkat.

Menurutnya, pendapatan daerah pada 2027 diproyeksikan hanya berada di kisaran Rp2 triliun lebih, sementara kebutuhan belanja pegawai diperkirakan menembus angka lebih dari Rp1 triliun.

“Kalau tidak dipersiapkan sejak sekarang, tentu kondisi ini akan berdampak terhadap kelangsungan pembangunan daerah,” ujarnya,

Ia menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius karena tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan APBD tahunan, tetapi juga menyangkut arah pembangunan Berau dalam jangka panjang.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga

Karena itu, Saga meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan program prioritas agar proyek pembangunan yang sudah berjalan dapat diselesaikan dengan maksimal.

“Jangan terlalu banyak membuka proyek baru sementara pekerjaan yang lama belum selesai,” katanya.

Ia juga menyoroti sejumlah proyek strategis yang masih membutuhkan dukungan anggaran berkelanjutan, salah satunya pembangunan embung air bersih di wilayah Maratua.

Menurutnya, proyek tersebut harus dipastikan dapat dilanjutkan hingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program prioritas harus benar-benar diselesaikan supaya hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Selain mendorong efisiensi belanja daerah, Saga juga meminta pemerintah terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kemampuan fiskal daerah di masa mendatang.

Ia menilai peningkatan PAD menjadi salah satu langkah penting agar pemerintah daerah memiliki ruang anggaran yang lebih kuat untuk membiayai pembangunan.

“PAD harus terus ditingkatkan agar kondisi keuangan daerah tetap stabil,” tegasnya.

DPRD Berau berharap seluruh proyek yang telah menggunakan anggaran daerah dapat dituntaskan dengan baik dan tidak berakhir menjadi bangunan yang terbengkalai.

“Jangan sampai ada bangunan yang akhirnya tidak bisa dimanfaatkan masyarakat. Itu tentu merugikan daerah,” pungkasnya.

Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan