‎Kopi Lokal Berau Belum Tergarap Maksimal

Jumat, 8 Mei 2026
Petani Kopi Berau



‎NUSANTARAKALTIM, BERAU-Potensi kopi lokal di Kabupaten Berau dinilai belum tergarap maksimal meski permintaan pasar terus meningkat. DPRD Berau mendorong penguatan kelompok tani agar komoditas tersebut bisa berkembang menjadi produk unggulan daerah.

‎Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai kopi lokal Berau memiliki peluang besar untuk berkembang jika dikelola secara serius dan terarah.

‎“Potensinya besar, jangan sampai terbuang sia-sia,” ujarnya.

‎Menurutnya, salah satu langkah penting adalah memperkuat kelembagaan petani melalui pembentukan kelompok tani agar pembinaan dan dukungan pemerintah lebih mudah dilakukan.

‎Ia menyebut kelompok tani akan membantu petani dalam pengembangan budidaya, pengolahan hasil panen hingga pemasaran produk.

‎“Kalau petani terorganisir, pembinaan dan bantuan akan lebih tepat sasaran,” katanya.



‎Sumadi menilai kualitas kopi lokal Berau memiliki peluang bersaing jika pengelolaan dilakukan lebih baik, termasuk peningkatan kualitas biji dan pengolahan pascapanen.

‎Selain pembinaan, ia meminta pemerintah daerah menyiapkan dukungan sarana produksi serta alat pengolahan untuk meningkatkan nilai jual produk petani.

‎“Peningkatan kualitas akan berdampak langsung pada pendapatan petani,” tegasnya.

‎Ia juga menyoroti tingginya konsumsi kopi di Berau yang belum sepenuhnya diisi produk lokal. Menurutnya, kondisi itu menjadi peluang besar bagi petani untuk memperluas pasar.

‎Saat ini, banyak kedai kopi di Berau masih menggunakan biji kopi dari luar daerah.

‎Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Berau memberi perhatian lebih pada pengembangan kopi lokal agar mampu menjadi salah satu komoditas andalan daerah.

‎“Pasarnya sudah ada, tinggal bagaimana produksi lokal diperkuat,” pungkasnya.

‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan