TPI Tanjung Batu Belum Maksimal

Sabtu, 25 April 2026


‎
‎NUSANTARAKALTIM, BERAU –Operasional Tempat Pelelangan Ikan Tanjung Batu dinilai belum berjalan optimal. Keterbatasan fasilitas seperti gudang pendingin (cold storage) dan pabrik es disebut menjadi hambatan utama bagi nelayan.
‎
‎Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menilai kondisi tersebut membuat nelayan kesulitan menjaga kualitas hasil tangkapan.
‎
‎“Karena tidak ada cold storage dan pabrik es, nelayan terpaksa cepat menjual hasil tangkapan,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, kondisi ini berdampak pada harga jual ikan yang kerap ditekan karena nelayan tidak memiliki pilihan untuk menyimpan hasil tangkapan lebih lama.
‎
‎“Harga ikan sering ditekan,” tegasnya.

Tempat Pelelangan Ikan Tanjung Batu


‎
‎Gideon mendorong pemerintah daerah segera membangun fasilitas pendukung agar aktivitas di TPI bisa berjalan lebih maksimal.
‎
‎“Fasilitas penyimpanan sangat penting untuk menjaga mutu ikan,” katanya.
‎
‎Ia menilai TPI Tanjung Batu memiliki potensi besar menjadi pusat distribusi hasil perikanan di Berau jika dilengkapi sarana yang memadai.
‎
‎“Kalau fasilitasnya lengkap, TPI bisa jadi pusat distribusi,” jelasnya.
‎
‎Selain pembangunan fisik, ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola TPI, dan pelaku usaha agar fasilitas yang dibangun benar-benar bermanfaat.
‎
‎“Jangan hanya bangun fasilitas, tapi pastikan pengelolaannya baik,” tandasnya.
‎
‎Menurut Gideon, bantuan sementara seperti cool box dan kendaraan roda tiga memang membantu, namun belum cukup untuk menjawab kebutuhan jangka panjang nelayan.
‎
‎Karena itu, ia berharap pembangunan infrastruktur permanen segera direalisasikan agar TPI Tanjung Batu mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno
‎

Bagikan