Pendidikan Pelosok Masih Tertinggal, DPRD Berau Minta Pemkab Jemput Bola

Rabu, 6 Mei 2026
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina

NUSANTARAKALTIM, BERAU-Persoalan pendidikan di wilayah pedalaman kembali mendapat perhatian serius dari DPRD Berau.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina meminta pemerintah daerah lebih aktif memastikan anak-anak di Kecamatan Kelay dan daerah pelosok lainnya tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Menurutnya, alasan jarak dan keterbatasan fasilitas tidak boleh lagi membuat anak-anak berhenti sekolah.

“Jangan ada lagi anak di pedalaman putus sekolah hanya karena jarak. Pemerintah harus hadir dan jemput bola,” tegas Elita.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina

Ia menilai persoalan pendidikan di kampung-kampung bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi masa depan anak.

Karena itu, Pemkab Berau diminta lebih gencar melakukan sosialisasi langsung ke kampung-kampung agar orang tua memiliki kesadaran penuh untuk mendukung pendidikan anak mereka.

“Kesadaran orang tua harus dibangun. Pendidikan itu jalan keluar untuk memperbaiki masa depan keluarga,” katanya.

Elita juga menyoroti masih minimnya informasi terkait fasilitas asrama sekolah yang sebenarnya telah disiapkan pemerintah, khususnya untuk pelajar tingkat SMA dari wilayah terpencil.

Menurutnya, banyak warga belum mengetahui adanya fasilitas tersebut sehingga anak-anak memilih tidak melanjutkan sekolah karena terkendala jarak tempuh.

“Asrama sudah ada, tapi banyak masyarakat belum tahu. Ini yang harus disosialisasikan secara langsung,” ujarnya.

Selain sosialisasi, DPRD Berau juga meminta adanya evaluasi terhadap sarana dan prasarana pendidikan di daerah pelosok agar kualitas layanan pendidikan lebih merata.

Ia menegaskan, pembangunan pendidikan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan sementara anak-anak di pedalaman tertinggal.

“Pendidikan harus dirasakan semua anak di Berau tanpa terkecuali. Pemerintah harus serius dan konsisten,” pungkasnya.

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan