Kemarau Keringkan Sungai Lesan, Danau Nyadeng dan Puncak Ketepu Ditutup

Senin, 24 Agustus 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Musim kemarau mulai memukul sektor wisata di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay. Debit Sungai Lesan yang terus menyusut membuat akses menuju dua destinasi unggulan, Danau Nyadeng dan Puncak Ketepu, tidak lagi aman dilalui.

Kondisi tersebut memaksa pengelola wisata Kampung Merabu menutup sementara kedua destinasi tersebut hingga kondisi sungai kembali memungkinkan untuk dilalui wisatawan.

Kepala Kampung Merabu, Asrani, mengatakan penyusutan debit Sungai Lesan membuat perjalanan menuju lokasi wisata menjadi lebih sulit dibandingkan kondisi normal.

“Debit air Sungai Lesan yang terus menyusut membuat akses menuju destinasi wisata mengalami kendala,” ujar Asrani saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, penutupan dilakukan bukan karena destinasi wisata tersebut tidak layak dikunjungi, melainkan sebagai langkah antisipasi untuk mengutamakan keselamatan wisatawan.

Wisatawan juga diminta tidak memaksakan perjalanan menuju Danau Nyadeng maupun Puncak Ketepu selama kondisi akses belum memungkinkan.

Asrani menyebut penyusutan debit sungai terjadi seiring musim kemarau yang masih berlangsung. Kondisi tersebut sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.

“Kami berharap masih ada hujan turun. Selain untuk menambah debit air sungai, juga untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan,” katanya.

Meski dua destinasi tersebut ditutup sementara, Asrani menegaskan aktivitas wisata di Kampung Merabu tidak sepenuhnya terhenti. Penutupan hanya diberlakukan sampai kondisi alam kembali mendukung perjalanan menuju lokasi.

Pihak kampung berharap hujan segera turun sehingga debit Sungai Lesan kembali normal dan akses wisata dapat dibuka kembali.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan