DPRD Dorong Olahan Ikan Jadi Strategi Tekan Stunting di Berau

Minggu, 17 Mei 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU-DPRD Berau menilai pemanfaatan potensi perikanan lokal perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di daerah. Salah satu langkah yang didorong ialah pengembangan olahan ikan yang lebih variatif agar diminati anak-anak.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengatakan konsumsi ikan perlu terus ditingkatkan karena kandungan gizinya penting untuk mendukung pertumbuhan anak.

Menurutnya, ikan kaya protein dan omega-3 yang berperan besar dalam perkembangan fisik maupun kecerdasan anak. Potensi tersebut dinilai harus dimanfaatkan maksimal di Berau yang memiliki sumber perikanan melimpah.

“Ikan sangat baik untuk pertumbuhan. Tinggal bagaimana kita mendorong anak-anak mau mengonsumsinya,” ujarnya.

Ia menilai salah satu tantangan di lapangan adalah kurangnya inovasi dalam pengolahan. Banyak anak lebih memilih makanan instan karena sajian ikan dianggap kurang menarik.

Produk Olahan Ikan Kaleng

Karena itu, Subroto mendorong adanya pengembangan produk olahan ikan yang lebih kreatif, baik dalam bentuk makanan ringan, menu sekolah, maupun sajian rumah tangga yang disukai anak.

“Kalau diolah menarik, anak-anak pasti lebih suka. Ini yang perlu diperhatikan,” katanya.

Selain penguatan konsumsi, ia menekankan penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, hingga keluarga disebut memiliki peran penting dalam membangun pola makan sehat sejak dini.

Menurutnya, edukasi kepada orang tua juga perlu diperkuat agar pemenuhan gizi anak tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi dimulai dari kebiasaan di rumah.

“Peran keluarga sangat menentukan. Pola makan sehat harus dibiasakan sejak kecil,” tegasnya.

Ia berharap upaya tersebut mampu menekan angka stunting secara berkelanjutan dan melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, serta siap bersaing di masa depan.

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan