Dorong Bahasa Daerah Masuk Sekolah, Identitas Budaya Jangan Sampai Hilang

Kamis, 21 Mei 2026
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto


‎
‎NUSANTARAKALTIM, BERAU-DPRD Berau mendukung penerapan muatan lokal bahasa daerah di lingkungan sekolah sebagai upaya menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman.
‎
‎Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai pelestarian bahasa daerah tidak bisa hanya dilakukan di lingkungan keluarga atau masyarakat, tetapi juga harus diperkuat melalui dunia pendidikan sejak usia dini.
‎
‎“Bahasa daerah ini bagian dari identitas kita. Jangan sampai hilang karena perkembangan zaman,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis untuk mengenalkan budaya lokal kepada pelajar agar generasi muda tetap memahami akar budaya daerahnya sendiri.
‎

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto


‎Meski mendukung penuh program tersebut, Dedy mengingatkan penerapan muatan lokal tidak boleh sekadar formalitas. Ia meminta pemerintah daerah menyiapkan kurikulum yang jelas dan sesuai kebutuhan siswa agar pembelajaran benar-benar efektif diterapkan di sekolah.
‎
‎“Jangan hanya jadi simbol. Materi pembelajarannya harus jelas dan mudah dipahami siswa,” katanya.
‎
‎Ia berharap keberadaan muatan lokal bahasa daerah nantinya tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga mampu membangun rasa bangga terhadap daerah sendiri di kalangan pelajar.
‎
‎Selain menyoroti pelestarian budaya, Dedy juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, terutama pada kualitas tenaga pendidik.
‎
‎Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya fokus pada infrastruktur fisik sekolah, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kemampuan guru dalam mengajar.
‎
‎“Kalau bangunannya bagus tapi kualitas pembelajaran tidak meningkat, hasilnya tetap belum maksimal,” tegasnya.
‎
‎Ia menilai peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pengembangan metode pembelajaran, hingga penguatan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan pendidikan.
‎
‎“Kualitas guru harus jadi perhatian utama karena mereka yang membentuk kualitas SDM ke depan,” jelasnya.
‎
‎Dedy juga meminta pengawasan terhadap seluruh program pendidikan diperkuat agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi dunia pendidikan di Kabupaten Berau.
‎
‎“Program pendidikan harus diawasi dengan baik supaya anggaran yang besar benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan