NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Tumpukan sampah liar kembali ditemukan di Gunung Ilanun, Kecamatan Sambaliung. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau pun langsung menurunkan puluhan petugas untuk melakukan pembersihan.
Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah mengetahui adanya tumpukan sampah tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan 4 petugas da dua unit armada untuk menuju lokasi tersebut.
“Kami lihat informasinya hari Kamis naik di salah satu media, lalu hari Jumat langsung kita lakukan pengangkutan,” ujarnya.
Menurut Helmi, persoalan pembuangan sampah liar di lokasi tersebut sebenarnya bukan hal baru. Meski sudah beberapa kali dibersihkan, warga yang tidak bertanggung jawab masih saja membuang sampah di tempat tersebut.
Ia menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta ketua RT setempat untuk membantu pengawasan di lapangan.
“Kita juga sempat mencoba melakukan penjagaan di lokasi itu,” jelasnya.
Namun, upaya penjagaan tersebut belum sepenuhnya efektif. Helmi mengungkapkan, saat petugas berjaga di lokasi, hampir tidak ada warga yang membuang sampah. Namun setelah petugas tidak lagi berada di tempat tersebut, tumpukan sampah kembali muncul.
“Dulu pernah kami jaga di sana, dan memang tidak ada yang buang. Tapi begitu tidak dijaga, ada lagi yang buang. Namanya seperti main kucing-kucingan. Tidak mungkin juga kita jaga 24 jam,” katanya.
Terkait penindakan terhadap pelaku pembuang sampah sembarangan, Helmi menjelaskan bahwa DLHK tidak memiliki kewenangan langsung untuk memberikan sanksi. Penegakan aturan tersebut menjadi kewenangan instansi lain.
“Sebenarnya soal sanksi itu ada, tapi bukan kami yang menegakkan. Itu tugas Satpol PP,” tambahnya.
Meski begitu, ia mengakui masih saja ada oknum yang memanfaatkan kelengahan petugas untuk membuang sampah secara ilegal.
“Kam masyarakat sadar untuk menjaga kebersihan lingkungan, sehingga kejadian serupa tidak terus berulang,” pungkasnya.
Reporter: Akmal I Editor: Sarno





