NUSANTARAKALTIM – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong, menyoroti rendahnya produktivitas peraturan daerah (perda) yang berpotensi mendorong peningkatan pendapatan daerah di tengah tekanan ekonomi.
Ia mengungkapkan, dalam periode berjalan saat ini hanya terdapat satu perda baru yang berkaitan dengan potensi peningkatan pendapatan, sementara sebagian besar regulasi yang digunakan masih merupakan produk tahun sebelumnya.
“Perda hanya satu, masih mengandalkan yang lama,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena daerah membutuhkan instrumen regulasi yang adaptif untuk menjawab tantangan ekonomi, termasuk dampak inflasi yang dirasakan masyarakat.
Rudi menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan melemahnya kinerja legislasi dalam menghasilkan regulasi baru yang produktif.
“Efisiensi bukan alasan tidak produktif,” tegasnya.
Ia menilai, DPRD bersama pemerintah daerah harus mampu menghadirkan kebijakan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga tidak hanya bergantung pada regulasi lama.
“Perlu inovasi untuk tingkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.
Dengan adanya perda yang lebih produktif dan tepat sasaran, ia berharap kemandirian fiskal daerah dapat diperkuat sekaligus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Berau.
Reporter: Akmal I Editor: Sarno





