Pencairan THR ASN Tinggal Tunggu Regulasi Pusat

Selasa, 24 Februari 2026
Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Berau memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), cair tepat waktu.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyatakan kesiapan itu mencakup aspek administratif hingga ketersediaan anggaran.

Ia menuturkan, pos belanja untuk THR telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan demikian, pemerintah daerah kini hanya menunggu tahapan regulasi dari pemerintah pusat sebelum proses pencairan dilakukan.

“Saat ini kami menunggu payung hukum dari pusat sebagai dasar pelaksanaannya,” kata Said, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, ketentuan teknis pembayaran THR tetap merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Setelah beleid tersebut terbit, Pemkab Berau akan segera menindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar pencairan di tingkat daerah.

“Setelah itu Badan Pengelola Keuangan akan kami minta mempercepat proses transfernya,” ujarnya.

Pemkab Berau menargetkan THR sudah masuk ke rekening ASN paling lambat sepuluh hari sebelum Hari Raya atau H-10. Skema itu disiapkan agar pegawai memiliki ruang waktu cukup untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran, termasuk saat cuti bersama dimulai.

Dari sisi mekanisme, pembayaran dilakukan melalui transfer langsung ke rekening gaji masing-masing ASN. Langkah ini dipilih untuk menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan distribusi berjalan efektif.

Adapun komponen THR mencakup gaji pokok, tunjangan melekat, serta tambahan penghasilan pegawai (TPP), sebagaimana mengacu pada aturan terbaru.

Tak hanya soal ketepatan waktu, Said juga menyoroti dampak ekonomi dari pencairan THR. Ia berharap belanja ASN dapat berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Berau.

“Kami mengajak ASN memanfaatkan THR dengan bijak. Kalau kebutuhan lebaran dibeli di pasar dan toko lokal, dampaknya akan langsung dirasakan pedagang kita,” tutupnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno

Bagikan