Kabut Asap Tak Hentikan Wisatawan Menyeberang ke Derawan

Selasa, 22 September 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – ‎Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Berau belum menghentikan aktivitas wisata di Kepulauan Derawan.
‎
‎Gangguan lebih terasa dalam perjalanan darat menuju kawasan pesisir. Namun, setelah tiba di dermaga dan memasuki wilayah perairan, aktivitas wisatawan masih berlangsung normal.
‎
‎Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan hingga kini masih stabil.
‎
‎“Jumlah kunjungan wisatawan sampai saat ini masih stabil,” ungkapnya saat dihubungi Senin (21/9).
‎
‎Aktivitas wisata di Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, hingga Kakaban juga masih berjalan. Wisatawan tetap terlihat menggunakan jasa penyeberangan untuk menuju sejumlah destinasi bahari tersebut.
‎
‎Data UPT Dermaga Sidayang mencatat, sepanjang Agustus 2026 terdapat 1.963 orang yang menyeberang menuju Pulau Derawan dari Dermaga Sidayang, Tanjung Batu.
‎
‎Kepala UPT Dermaga Sidayang, Suprapto, mengatakan kondisi penyeberangan masih relatif aman. Kabut asap memang terlihat saat perjalanan darat, tetapi belum menghambat mobilitas di jalur perairan.
‎
‎“Mobilitas masih berjalan normal dan tidak terlalu berdampak karena jarak pandang untuk perairan masih aman,” jelasnya.
‎
‎Salah satu wisatawan asal Jakarta, Rian, mengaku kondisi berbeda dirasakan saat perjalanan menuju Tanjung Batu. Kabut asap cukup terasa sepanjang perjalanan darat.
‎
‎“Memang dari perjalanan darat sampai ke pelabuhan asapnya terasa cukup tebal. Tapi begitu sampai di perairan Derawan, pemandangannya luar biasa dan terbayar tuntas,” ujarnya.
‎
‎Sejumlah aktivitas wisata bahari pun masih menjadi pilihan pengunjung, mulai dari menyelam, snorkeling bersama penyu hijau, hingga menikmati Danau Kakaban yang menjadi habitat ubur-ubur tak menyengat.
‎
‎Kondisi tersebut menunjukkan kabut asap belum menghentikan aktivitas wisata bahari Berau, meski akses menuju kawasan pesisir tetap perlu menjadi perhatian selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.(*)
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno
‎

Bagikan