‎Ikan Mati di Sungai Segah, Dugaan Limbah Mengarah ke Gorong-gorong‎

Rabu, 9 September 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah, Berau, mulai ditelusuri Dinas Perikanan Berau.
‎
‎Dugaan sementara mengarah pada pencemaran dari aliran limbah yang masuk melalui gorong-gorong.
‎
‎Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan timnya telah turun ke lapangan setelah menerima laporan terkait ikan mati di kawasan tersebut.
‎
‎Tim mengambil sejumlah sampel air di beberapa titik untuk mengetahui kondisi perairan. Pengambilan sampel tidak hanya dilakukan di lokasi ikan mati, tetapi juga di sekitar kawasan keramba dan saluran gorong-gorong.
‎
‎”Kita belum tahu apakah yang keluar itu limbah rumah tangga atau limbah lainnya. Itu masih asumsi,” ujar Abdul Majid saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
‎
‎Menurutnya, mayoritas ikan yang ditemukan mati merupakan jenis nila. Hal yang menjadi perhatian, kematian ikan justru ditemukan di sekitar titik keluar-masuk air dari gorong-gorong.
‎
‎Sementara di sejumlah titik lain di sekitar keramba, tidak ditemukan kematian ikan dengan kondisi serupa.
‎
‎Kondisi air yang terlihat kotor turut memperkuat dugaan adanya pencemaran. Namun, Dinas Perikanan belum dapat memastikan jenis maupun sumber limbah tersebut karena pemeriksaan kimiawi masih diperlukan.
‎
‎Abdul Majid menyebut salah satu dugaan yang perlu ditelusuri adalah kandungan amoniak dalam air. Terlebih, salinitas di lokasi masih nol sehingga belum menunjukkan adanya intrusi air laut.
‎
‎“Kalau secara teknis nanti bisa langsung ke bidang budidaya. Tim masih di lapangan untuk melihat kondisi dan salinitasnya,” pungkasnya.
‎
‎Hasil pemeriksaan sampel nantinya menjadi dasar untuk memastikan apakah kematian ikan berkaitan dengan pencemaran limbah atau faktor lainnya. (*)
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno
‎

Bagikan