Gratispol Jadi Investasi SDM Kaltim

Kamis, 23 Juli 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan Program Gratispol bukan sekadar bantuan biaya kuliah, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, saat menghadiri kegiatan Gratispol Connect di Aula Universitas Muhammadiyah (UM) Berau, Kamis (23/7/2026).

Forum itu menjadi ruang dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat mengenai pelaksanaan program pendidikan gratis di Kaltim.

Rudy menegaskan, pembangunan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, keberhasilan Kalimantan Timur di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

“Kalau ingin membangun Kalimantan Timur, harus diawali dengan ilmu. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Program Gratispol menyasar mahasiswa semester satu hingga delapan yang memiliki KTP Kalimantan Timur. Di Kabupaten Berau, program tersebut telah dinikmati oleh 1.040 mahasiswa dengan total anggaran sekitar Rp4 miliar.

Rudy meminta para penerima manfaat tidak hanya memanfaatkan bantuan pendidikan sebagai fasilitas, tetapi menjadikannya peluang untuk meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita ingin lahir SDM yang mampu membawa Kalimantan Timur lebih maju,” ujarnya.

Selain pembiayaan kuliah, Pemprov Kaltim juga memperkuat pembangunan SDM melalui pemberian insentif bagi guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp500 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk enam bulan.

Di sektor sosial dan keagamaan, pemerintah provinsi turut menyalurkan bantuan kepada 360 penjaga rumah ibadah sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat.

Rudy berharap seluruh program tersebut mampu mempercepat peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur sekaligus menciptakan generasi yang lebih kompetitif, produktif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan