DPRD Dorong Sinkronisasi CSR dan APBD Hindari Tumpang Tindih Program

Minggu, 19 April 2026
‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto



NUSANTARA KALTIM – DPRD Berau mendorong adanya sinkronisasi antara program CSR perusahaan tambang dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna menghindari tumpang tindih pembangunan.

‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan hal itu usai rapat dengar pendapat lanjutan terkait ketenagakerjaan, pelaksanaan PPM, serta CSR perusahaan tambang batu bara tahun 2024–2025.

‎Ia mencontohkan, kebutuhan pembangunan fasilitas dasar di kampung sekitar tambang seharusnya bisa dipenuhi melalui CSR perusahaan.

‎“Yang penting itu disinkronkan supaya tidak terjadi tumpang tindih anggaran,” ujarnya.

‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto



‎Menurutnya, jika koordinasi berjalan baik, maka beban APBD bisa ditekan karena sebagian kebutuhan sudah ditangani melalui CSR.

‎“Kalau bisa dikerjakan perusahaan, pemerintah tidak perlu lagi menganggarkan di situ,” tegasnya.

‎Subroto juga menilai, perusahaan sebenarnya telah menyalurkan CSR, namun masih perlu penguatan dalam koordinasi agar manfaatnya lebih maksimal.

‎“Pelaksanaannya perlu diperkuat supaya lebih tepat sasaran,” ungkasnya.

‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan