NUSANTARAKALTIM, BERAU – Kelangkaan BBM yang dalam beberapa hari terakhir memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Berau mulai mendapat titik terang. Kapal tanker pembawa pasokan telah bersandar di Jobber Pertamina Maluang dan stok baru siap didistribusikan ke SPBU.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau Gamalis setelah meninjau langsung kondisi pasokan di Jobber Maluang, Senin (31/8/2026).
Gamalis mengatakan pasokan BBM untuk Berau pada dasarnya tersedia. Persoalan sebelumnya lebih banyak terjadi pada keterlambatan distribusi yang membuat stok di SPBU cepat habis.
“Hari ini insyaallah BBM sudah ada. Kapalnya sudah masuk dan selanjutnya segera didistribusikan ke SPBU,” ujar Gamalis.
Pasokan yang masuk cukup besar. Dalam satu pengiriman, Jobber menerima sekitar 3.000 kiloliter Biosolar, 1.500 kiloliter Pertalite, dan 500 kiloliter Pertamax.
Namun, masuknya stok baru tidak serta-merta membuat kondisi di SPBU langsung normal. Pertamina akan mengatur pengiriman berdasarkan kebutuhan masing-masing SPBU agar distribusi dapat dilakukan secara optimal.
Keterlambatan pasokan sebelumnya dipengaruhi kondisi alur pelayaran. Kapal tanker harus menunggu karena padatnya lalu lintas tongkang batu bara serta kondisi pasang surut air.
“Di alur cukup banyak tongkang batu bara sehingga kapal harus menunggu,” jelas perwakilan Pertamina.
Setelah kapal bersandar, proses pembongkaran dan penyaluran ke SPBU dilakukan secara bertahap. Pemerintah berharap tambahan pasokan tersebut segera mengurangi antrean yang terjadi di lapangan.
Di sisi lain, Pemkab Berau bersama Pertamina juga akan memperketat pengawasan di SPBU. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kendaraan yang melakukan pengisian berulang dalam waktu singkat.
“Kita tidak ingin stok yang sudah masuk kembali cepat habis karena pengisian berulang,” tegas Gamalis.
Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan pasokan baru benar-benar diterima masyarakat dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membeli BBM secara berlebihan.
Dengan pasokan yang telah masuk, Pemkab Berau berharap kelangkaan BBM segera teratasi. Namun, pemerintah tetap meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan dan membeli sesuai kebutuhan.
“Stok sudah ada. Sekarang yang penting distribusinya lancar dan masyarakat tidak panik,” pungkas Gamalis.(*)
Reporter: Akmal I Editor: Sarno





