Air Bersih Kembali Normal, Intake Gurimbang Layani 24 Jam

Rabu, 2 September 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Pembatasan layanan air bersih dari Intake Gurimbang akhirnya berakhir. Setelah sempat hanya beroperasi 12 jam akibat persoalan kualitas air baku, pelayanan kini kembali berjalan penuh selama 24 jam.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau Gamalis saat meninjau langsung Intake Gurimbang, Selasa (1/9/2026).

Gamalis mengatakan kondisi air baku telah melalui pemeriksaan tim teknis PDAM. Sejumlah parameter, termasuk TDS, suhu dan kualitas air, telah diperiksa dan dinyatakan memenuhi standar.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan aman. Layanan sudah bisa kembali 24 jam,” kata Gamalis.

Sebelumnya, operasional Intake Gurimbang dibatasi karena pasang surut air laut menyebabkan air asin masuk dari arah hilir sungai. Kondisi tersebut berisiko meningkatkan kadar garam pada air baku sehingga penyedotan harus dikurangi.

Menurut Gamalis, pembatasan dilakukan sebagai langkah pengamanan agar air yang disalurkan kepada masyarakat tetap memenuhi standar.

“Bukan hanya airnya harus tersedia, kualitasnya juga harus aman. Itu yang paling utama,” tegasnya.

Intake Gurimbang menjadi salah satu fasilitas penting dalam sistem penyediaan air bersih Berau. Pasokannya tidak hanya melayani masyarakat di Gurimbang, tetapi juga menjangkau wilayah Sambaliung.

“Karena cakupan pelayanannya luas, kontinuitas dan kualitas air harus terus kita jaga,” ujarnya.

Pemkab Berau juga akan melakukan pemeriksaan kondisi air baku di Intake Merancang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan serupa dan memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal.

Gamalis berharap hujan segera turun di wilayah hulu. Bertambahnya debit air tawar dinilai dapat membantu menjaga kondisi air baku dan mengurangi risiko masuknya air asin ke sumber air.

“Harapan kita hujan segera turun di hulu sehingga kondisi air baku tetap terjaga,” pungkasnya.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan