Bukan Stok Kosong, Ini Penyebab BBM Berau Terlambat Masuk

Selasa, 1 September 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Keterlambatan pasokan menjadi salah satu penyebab BBM sempat kosong di sejumlah SPBU Kabupaten Berau. Pasokan yang seharusnya tiba pada 27 Agustus 2026 baru masuk ke Depot Pertamina Jober beberapa hari kemudian.

Pengawas Operasi Depot BBM Jober Berau, Haryono, mengatakan keterlambatan terjadi karena sejumlah kendala, mulai dari proses di kilang, kondisi cuaca, hingga situasi alur pelayaran menuju depot.

“Seharusnya tanggal 27 Agustus sudah masuk,” jelas Haryono.

Menurutnya, kondisi air yang masih surut membuat kapal pengangkut BBM belum dapat langsung merapat ke depot. Di saat bersamaan, aktivitas tongkang pengangkut batu bara yang cukup padat di alur pelayaran juga menjadi kendala.

Namun, persoalan tersebut kini mulai teratasi. Pasokan BBM telah tiba di depot dan proses pembongkaran akan dilakukan secara parsial setelah kondisi air memungkinkan.

“Pagi tadi sudah ada. Kami masih menunggu air pasang,” ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan agar distribusi tidak harus menunggu seluruh muatan selesai dibongkar. Dengan begitu, SPBU yang mengalami kekosongan dapat segera mendapat pasokan.

“Besok sudah ada. Walaupun agak siang, sudah mulai distribusi ke SPBU,” tegas Haryono.

Adapun pasokan yang tiba terdiri atas sekitar 3.000 kiloliter Biosolar, 500 kiloliter Pertamax, dan 1.500 kiloliter Pertalite.
Haryono memastikan pasokan tersebut akan segera bergerak menuju SPBU setelah proses pembongkaran berlangsung.

Ia berharap tambahan stok tersebut dapat membantu mengatasi antrean dan kekosongan BBM yang terjadi beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis yang meninjau langsung depot meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Pasokan sudah ada. Kami minta masyarakat tetap tenang dan membeli sesuai kebutuhan,” kata Gamalis.

Dengan masuknya pasokan baru dan percepatan distribusi dari depot, pemerintah berharap ketersediaan BBM di SPBU Berau segera kembali normal.

Bagikan