‎DPRD Berau Nilai Kinerja 2025 Positif, Soroti Pemerataan dan Kualitas Layanan

Senin, 4 Mei 2026
Rapat Paripurna yang dilaksaakan di Ruang Rapat Gabungan DPRD Berau, Senin (4/5).

NUSANTARAKALTIM, BERAU – DPRD Berau menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Berau tahun anggaran 2025 menunjukkan tren positif, namun masih menyisakan sejumlah persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi.
‎
‎Hal itu disampaikan Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi LKPj Bupati 2025, Senin (4/5/2026).
‎
‎“Secara umum capaian sudah cukup baik, tapi masih ada hal yang harus diperbaiki,” tegasnya.
‎
‎Menurut Dedy, pembahasan LKPj merupakan bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah agar tetap berjalan transparan dan akuntabel.
‎
‎“Ini bagian dari mekanisme pengawasan yang wajib kita jalankan,” ujarnya.
‎
‎Dari sisi makro, DPRD mencatat sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi dinilai stabil dengan dukungan sektor unggulan seperti pertambangan, pariwisata, dan perikanan.
‎
‎Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, yang mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
‎
‎“IPM meningkat, ini menunjukkan ada perbaikan di beberapa sektor,” katanya.
‎
‎Angka kemiskinan juga disebut mengalami penurunan, meski masih terdapat wilayah tertentu yang membutuhkan perhatian lebih.
‎
‎“Masih ada kantong kemiskinan yang perlu penanganan khusus,” ucapnya.
‎
‎Di sisi lain, DPRD menyoroti sejumlah persoalan strategis, terutama belum meratanya pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman dan pesisir.
‎
‎“Pemerataan pembangunan masih jadi pekerjaan rumah,” tegasnya.
‎
‎Dedy juga menyoroti kualitas pelayanan publik yang dinilai belum optimal, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.
‎
‎“Pelayanan publik harus terus ditingkatkan,” katanya.
‎
‎Selain itu, ketergantungan terhadap sektor ekstraktif juga menjadi perhatian DPRD, sehingga diperlukan langkah konkret untuk mendorong diversifikasi ekonomi daerah.
‎
‎“Ekonomi tidak bisa terus bergantung pada sektor ekstraktif,” ujarnya.
‎
‎DPRD Berau menegaskan akan terus mengawal rekomendasi LKPj agar menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan ke depan.
‎
‎“Rekomendasi ini harus jadi bahan perbaikan,” pungkasnya.
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno
‎

Bagikan