‎DPRD Berau Soroti Minimnya Ambulans AGD 118 dan Jalan Rawan Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026



‎NUSANTARAKALTIM, BERAU –‎Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Berau, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.

‎Menurutnya, keberadaan layanan AGD 118 atau Ambulans Gawat Darurat 118 sangat dibutuhkan sebagai layanan penanganan medis pra-rumah sakit, terutama untuk korban kecelakaan dan kondisi darurat lainnya.

‎“Ambulans selalu kurang,” ujarnya.

‎Ia mengungkapkan, saat ini permintaan layanan ambulans cukup tinggi, sementara armada yang tersedia masih sangat terbatas sehingga belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.

‎“Permintaan banyak, tapi belum bisa semua dipenuhi,” katanya.

Minimnya ambulans AGD 118 dan kondisi jalan sempit jadi perhatian DPRD Berau.



‎Sumadi berharap pemerintah daerah dapat menambah armada ambulans, termasuk layanan AGD 118, agar penanganan korban kecelakaan bisa lebih cepat.

‎“Harapan kita Pemda bisa lebih banyak menyediakan ambulans,” tegasnya.

‎Selain persoalan ambulans, ia juga mendorong pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi menekan angka kecelakaan.

‎“Jalan yang lebih baik sangat dibutuhkan untuk keselamatan,” jelasnya.

‎Ia menilai salah satu titik rawan kecelakaan berada di jalur Kelay yang dinilai terlalu sempit dan perlu segera diperlebar.

‎“Jalan di Kelay itu terlalu sempit,” katanya.

‎Menurutnya, lahan di sisi kanan dan kiri jalan masih memungkinkan untuk pelebaran. Bahkan, jika memungkinkan, jalur kendaraan roda dua dan roda empat dipisahkan agar lebih aman.

‎“Kalau bisa jalan motor dan mobil dipisah,” tandasnya.

‎Sumadi menegaskan, penambahan ambulans serta perbaikan jalan kini menjadi kebutuhan mendesak yang harus diprioritaskan dalam pembahasan anggaran tahun ini maupun tahun depan.

‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan