Si Jago Merah “Mengamuk” di Permukiman Padat Penduduk

Jumat, 2 Januari 2026

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 12, Jalan Milono, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Jumat (2/1) sekira pukul 05.30 Wita.

Besarnya kobaran api langsung melahap bangunan lain yang berdempetan dengan lokasi pertama.

Menurut Ketua RT 12, Syarwani, api diduga berasal dari rumah milik Iwan, kepulan asap pertama terlihat di kamar yang ditempati oleh Iwan.

“Ada pedagang melihat kepulan asap hitam. Langsung teriak, kami langsung berhamburan keluar rumah,” katanya.

Komandan Regu (Danru) BPBD Berau, Agus H, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 05.52 Wita. Setelah laporan masuk, tim langsung mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

‎“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak dan proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam setengah,” kata Agus.

‎Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Data sementara, terdapat dua bangunan dengan total empat pintu yang terbakar dalam peristiwa tersebut.

‎Sementara itu, Sofyan, salah satu pemilik rumah, menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan berpenghuni. Cucu Sofyan menjadi korban dan mengalami luka bakar di bagian belakang tubuhnya.

‎“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

‎Dugaan serupa juga disampaikan warga Dani yang mengatakan api berasal dari bagian belakang bangunan sekitar pukul 05.30 Wita, sesaat setelah waktu Subuh.

‎Selain rumah warga, sebuah kedai yang berada di sekitar lokasi, yakni Kedai Kopinta, juga ikut terdampak pada bagian belakang bangunannya.

‎Akibat kebakaran ini, kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliar. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Reporter : Akmal | Editor : Sarno

Bagikan