NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama jajaran Polda Kalimantan Timur resmi memulai pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 melalui Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Mako Polsek Tanjung Redeb, Senin (17/10/2025).
Apel ini dipimpin Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, menegaskan pentingnya kesiapan personel serta perlengkapan yang memadai untuk operasi Mahakam ini.
Operasi kepolisian kewilayahan ini akan berlangsung selama 14 hari kedepan. Kapolres menekankan bahwa operasi tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas yang Aman dan Nyaman”.

Ia menjelaskan Operasi Zebra Mahakam 2025 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat serta mewujudkan tertib lalu lintas di wilayah hukum Polres Berau.
Operasi ini untuk mendukung pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sekaligus menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
“Operasi harus mengedepankan langkah preventif, preemtif, edukatif, dan penegakan hukum yang humanis,” ujar Kapolres.
Sebanyak 230 personel gabungan dari Polres Berau, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP diterjunkan dalam operasi ini.
”Petugas yang bertugas juga akan menggunakan metode penindakan melalui ETLE mobile, tilang manual, serta teguran langsung di lapangan,” tambahnya.
AKBP Ridho menyampaikan, ada delapan fokus yang menjadi sasaran penindakan seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, bonceng tiga, tidak memakai helm standar SNI dan sabuk keselamatan, melawan arus, berkendara dalam kondisi mabuk, serta akai balap liar.
Kapolres turut meminta dukungan masyarakat dan media dalam menyebarluaskan informasi mengenai delapan sasaran prioritas tersebut.
“Target kami adalah menurunnya angka fatalitas kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Jadilah pengguna jalan yang beredukasi dan patuh aturan,” pungkasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar bekerja sesuai SOP dan menghindari tindakan yang bersifat arogansi.
Sumber : Humas Polres Berau
Reporter : Akmal





