Derawan Disiapkan Naik Kelas, Kaltim Tekankan Wisata dan Konservasi Harus Sejalan

Sabtu, 4 Juli 2026

NUSANTARAKALTIM, BERAU – Kepulauan Derawan kembali menjadi fokus pengembangan pariwisata Kalimantan Timur. Kawasan wisata bahari unggulan ini kini diproyeksikan naik kelas menjadi destinasi internasional, dengan konsep pengembangan yang tidak hanya mengejar lonjakan kunjungan wisatawan, tetapi juga menitikberatkan pada keberlanjutan lingkungan.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat meninjau sejumlah destinasi unggulan di Kepulauan Derawan bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis, Kamis (2/7/2026).

Dalam kunjungannya, Seno meninjau beberapa titik strategis seperti Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki, dan Gusung Sanggalau.

Menurutnya, Kepulauan Derawan memiliki modal besar untuk menjadi magnet wisata dunia karena menawarkan kekayaan alam yang sulit ditemukan di daerah lain.

Bukan hanya panorama pantai dan laut, kawasan ini juga memiliki kekuatan pada ekosistem bawah laut, habitat penyu, hingga ekosistem unik danau ubur-ubur yang menjadi daya tarik kelas dunia.

“Wisata Derawan ini sangat menarik. Bukan hanya keindahan pulaunya, tetapi ekosistem laut dan habitat satwanya juga wajib dijaga,” tegasnya.

Seno menegaskan, keberhasilan pengembangan wisata Derawan tidak boleh mengorbankan ekosistem yang menjadi kekuatan utamanya.

Karena itu, Pemprov Kaltim memastikan arah pembangunan pariwisata di kawasan ini akan mengedepankan keseimbangan antara promosi wisata, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan lingkungan.

“Kita ingin Derawan menjadi destinasi wisata dunia, tetapi konservasi harus tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Selain soal konservasi, Seno juga menyoroti pentingnya dampak ekonomi yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Menurutnya, geliat pariwisata harus mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus, mulai dari transportasi, perdagangan, UMKM, hingga ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin pengembangan wisata ini memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Meski pengelolaan kawasan wisata kepulauan berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Seno menilai Kabupaten Berau tetap harus mendapatkan manfaat konkret, termasuk dari sisi peningkatan pendapatan daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis menyambut positif komitmen Pemprov Kaltim dalam mendorong pengembangan Kepulauan Derawan.

Menurutnya, perhatian pemerintah provinsi menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan sektor wisata Berau.
Gamalis menilai potensi Derawan jauh lebih besar dari sekadar wisata bahari biasa.

Selain wisata alam, kawasan ini juga memiliki kekuatan besar pada wisata edukasi berbasis konservasi.

“Wisatawan tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukasi tentang biota laut dan konservasi,” ujarnya.

Ia berharap pengembangan wisata Derawan ke depan mampu memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Kepulauan Derawan kini dipandang sebagai salah satu aset strategis yang dapat menjadi wajah pariwisata Kalimantan Timur di level internasional.(*)

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan