‎DAMRI Masuk Pesisir, DPRD: Momentum Dongkrak Wisata dan Akses Warga

Selasa, 21 April 2026


NUSANTARA KALTIM, BERAU –Rencana pengoperasian transportasi DAMRI menuju wilayah pesisir seperti Biduk-Biduk dinilai menjadi langkah strategis dalam membuka keterisian akses sekaligus mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.

‎Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi, menegaskan bahwa hadirnya layanan transportasi ini bukan sekadar menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pintu masuk peningkatan ekonomi daerah.

‎“Program ini tinggal disinergikan, termasuk angkutan gratis pelajar,” ujarnya, Senin (20/4/2026).



‎Ia menilai, kondisi jalan menuju pesisir yang semakin membaik menjadi faktor pendukung utama dibukanya rute tersebut. Meski demikian, masih terdapat sejumlah titik yang perlu peningkatan kualitas agar perjalanan lebih aman dan nyaman.

‎”Ada ruas yang harus ditingkatkan, ini perlu koordinasi dengan provinsi,” tegasnya.

‎Menurutnya, kemudahan akses menuju kawasan wisata seperti Biduk-Biduk akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan. Hal ini dinilai sebagai peluang untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎“Retribusi bisa diterapkan dengan tarif terjangkau,” katanya.

‎Di sisi lain, Sumadi mengingatkan agar kehadiran DAMRI tidak mematikan usaha transportasi lokal. Ia menilai, peningkatan aktivitas masyarakat justru akan membuka ruang bagi semua pelaku usaha.

‎“Kebutuhan transportasi tinggi, semua masih punya peluang,” jelasnya.

‎Ia juga menyebutkan, operasional DAMRI nantinya akan menyesuaikan dengan tingkat permintaan penumpang. Penambahan armada dimungkinkan jika tingkat keterisian tinggi.

‎“Kalau ramai, armada ditambah. Kalau tidak, disesuaikan,” pungkasnya.

‎DPRD Berau memastikan akan terus mengawal optimalisasi layanan ini agar mampu memberikan manfaat luas, baik bagi masyarakat maupun pengembangan pariwisata pesisir daerah.

‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan