NUSANTARAKALTIM,TANJUNG REDEB -Lambatnnya pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Manteritip mendapat sorotan dari DPRD Berau.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto. Ia menilai, keterbatasan infrastruktur saat ini berpotensi menghambat pengembangan kawasan pergudangan yang telah lama direncanakan.
Menurutnya, posisi Pelabuhan Manteritip sangat strategis dalam mendukung aktivitas logistik, apalagi setelah pengelolaannya berada di bawah pemerintah provinsi. Namun tanpa dukungan akses jalan yang memadai, potensi tersebut sulit dimaksimalkan.

Dedy mengungkapkan, hingga kini jalur utama yang menghubungkan langsung ke area dermaga belum sepenuhnya terbangun. Padahal, kawasan tersebut sudah masuk dalam rencana pengembangan sebagai pusat pergudangan sesuai dokumen tata ruang sebelumnya.
“Harus di tuntaskan, kalau tidak kawasan itu akan terus tertinggal,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tetap konsisten terhadap rencana tata ruang yang telah disusun. Perubahan kebijakan, terutama terkait lokasi kawasan pergudangan, dinilai berisiko membuat perencanaan dan anggaran yang sudah berjalan menjadi tidak efektif.
“RTRW harus dijalankan konsisten, jangan berubah-ubah,” katanya.
Selain akses jalan, ia turut menyoroti pentingnya pembangunan jembatan di wilayah Sambaliung sebagai penunjang konektivitas menuju kawasan Manteritip.
“Jembatan Sambaliung itu penting untuk membuka akses yang lebih cepat,” ujarnya.
Dedy menambahkan, ke depan pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan, terutama dalam penyusunan APBD 2027. Ia berharap anggaran difokuskan pada program yang memberi dampak nyata, baik di wilayah perkotaan maupun kampung.
“Pembangunan harus merata sampai ke kampung,” pungkasnya.
Reporter: Akmal | Editor: Sarno





