DPRD Berau “Semprot” Kinerja OPD dan RSUD, Rekomendasi LKPj Jadi Alarm Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026


NUSANTARAKALTIM, BERAU-DPRD Kabupaten Berau menegaskan sejumlah catatan keras terhadap kinerja pemerintah daerah dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025, Senin (4/5/2026).

‎Sejumlah instansi mulai dari Sekretariat Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga RSUD dr Abdul Rivai tak luput dari sorotan legislatif.

‎Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan rekomendasi yang disampaikan bukan sekadar catatan, tetapi harus menjadi dasar evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah.

‎“Rekomendasi ini wajib ditindaklanjuti. Ini jadi pedoman perbaikan ke depan,” tegasnya.

DPRD BERAU:Evaluasi tak boleh berhenti di atas kertas harus ada langkah nyata.



‎Salah satu sorotan utama diarahkan pada sektor ekonomi. DPRD menilai pemerintah daerah harus mulai mencari sumber pertumbuhan baru, seiring menurunnya kontribusi sektor tambang.

‎“Potensi lain seperti perkebunan harus dimaksimalkan,” ujarnya.

‎Selain itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga mendapat perhatian serius karena dinilai belum optimal dalam mencapai target pendapatan.

‎“PAD belum mencapai target, ini harus jadi evaluasi serius,” katanya.

‎Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan pembahasan LKPj merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

‎“Pengawasan ini adalah amanat konstitusi untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap on track,” tegasnya.

‎DPRD berharap seluruh catatan yang disampaikan tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi benar-benar direspons dengan langkah konkret oleh pemerintah daerah.

‎“Ini bukan sekadar kritik, tapi dorongan agar kinerja ke depan lebih baik,” pungkasnya.Reporter:Akmal I Editor: Sarno

Bagikan