Warga Kelurahan Gayam Diterkam Buaya Saat Asyik Cuci Motor

Rabu, 4 Februari 2026
Muhammad Faris Irfandi langsung mendapat pertolongan di RSUD Abdul Rivai, usai tangan kirinya mengalami luka serius akibat serangan buaya.

NUSANTARAKALTIM, TANJUN REDEB – Seorang pemuda bernama Muhammad Faris Irfadi (27), diserang buaya saat sedang mencuci sepeda motor, di depan rumah kontrakannya di kawasan Jalan Kelay, RT 05, Kelurahan Gayam (sekitar Bangkera). Peristiwa itu terjadi pasa Selasa (3/2/2026) sekira pukul 20.00 Wita. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di tangan kiri.

Lurah Gayam, Purwawijoyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan serangan terjadi saat kondisi air sungai sedang pasang. Korban yang merupakan warga pendatang itu diserang secara tiba-tiba oleh seekor buaya yang muncul dari permukaan air.

“Tiba-tiba buaya muncul dan langsung menggigit tangan kiri korban serta mencoba menyeretnya ke dalam air,” ujar Purwawijoyo, Rabu (4/2/2026).

Dalam kondisi panik, Faris berusaha melawan dengan menahan tubuhnya dan berpegangan pada tiang rumah kayu miliknya agar tidak terseret ke sungai.

“Korban berhasil selamat karena berpegangan pada tiang rumah,” katanya.

Upaya penyelamatan dilakukan oleh seorang warga bernama Riduan yang berada di sekitar lokasi. Dengan bantuan warga lain, korban berhasil dilepaskan dari gigitan buaya tersebut.

Akibat serangan itu, Faris mengalami luka robek cukup parah di bagian tangan kiri. Selain itu, kakinya juga mengalami luka akibat gesekan dan tekanan saat menahan tarikan buaya. Korban kemudian langsung dibawa oleh pihak keluarga ke unit gawat darurat untuk mendapatkan perawatan medis.

Purwawijoyo menambahkan, lokasi kejadian merupakan kawasan pesempadan sungai dengan struktur rumah kayu. Menurut keterangan warga, di sekitar area tersebut terdapat endapan lumpur atau delta kecil yang kerap menjadi tempat buaya berjemur saat air surut.

Pihak kelurahan mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di pinggir sungai pada malam hari dan ketika air dalam kondisi pasang.

“Tingkatkan kewaspadaan dimanapun berada, apalagi di daerah yang dekat dengan sungai. Kami sudah membuat imbauan ini untuk enam RT di kelurahan Gayam, khususnya yang berada di sekitar sungai,” tutupnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno

Bagikan