NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau menargetkan pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Puja Sera) di kawasan bandara pada tahun 2026.
Fasilitas ini dirancang berada di ujung Terminal Bandar Udara Kalimarau, dengan konsep ruang terbuka yang nyaman bagi penumpang maupun pengantar.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan Puja Sera akan difokuskan sebagai ruang santai bagi pengunjung bandara. Area tersebut nantinya memanfaatkan kawasan permainan yang akan dibongkar dan dialihfungsikan menjadi lokasi Puja Sera.
“Target tahun 2026 ini kita akan membuat Puja Sera. Posisinya di ujung terminal Kalimarau. Nanti Puja Sera kita geser semuanya menjadi tempat yang nyaman bagi penumpang untuk jajan,” ujar Patah, Rabu (7/1/2026).
Menurut Patah, Puja Sera akan dibangun di sisi luar atau sisi darat bandara dengan area yang luas. Konsepnya dibuat terbuka agar pengunjung dapat bersantai sambil menikmati makanan dan minuman.
“Di luar saja. Jadi arena luas. Arena wahana nanti kami tutup itu untuk nongkrong-nongkrong. Pengunjung bandara bisa santai-santai sambil minum kopi atau teh. Area permainan nanti kita bongkar,” jelasnya.

Pembangunan Puja Sera juga menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan bandara pada tahun ini. UPBU Kalimarau ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengguna jasa bandara, tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga bagi pengantar dan penjemput.
“Tahun ini kita tingkatkan pelayanan untuk memfasilitasi para pengunjung di bandara ini biar bisa santai di bandara,” kata Patah.
Ia menambahkan, keberadaan Puja Sera sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di bidang kuliner. Meski di lantai atas terminal sudah terdapat food court, Patah menilai kehadiran Puja Sera tidak akan menimbulkan persaingan bisnis.
“Ini kan kita melayani bukan hanya yang bepergian saja. Pengantarnya juga harus kita layani. Yang pengantar yang tidak berangkat kita siapkan Puja Sera di sisi darat,” ujarnya.
Patah optimistis peningkatan jumlah penumpang pesawat akan menjadi faktor pendukung keberlangsungan Puja Sera.
“Melihat jumlah penumpang yang tergolong naik, saya pikir tidak masalah,” ucapnya.
Untuk tahap perencanaan, UPBU Kalimarau telah melakukan survei lokasi pada tahun ini. Puja Sera di sisi darat nantinya akan difokuskan untuk kuliner, sementara produk oleh-oleh tetap ditempatkan di dalam terminal.
“Kalau yang di sisi darat kemungkinan hanya kuliner saja. Kalau oleh-oleh tetap di dalam terminal,” pungkasnya.
Reporter: Marta Tongsay | Editor : Sarno





