Tak Geser SPHP, Bulog: Beras Kita Premium Punya Segmen Sendiri

Senin, 26 Januari 2026
Perum Bulog Cabang Berau

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB- Peredaran beras berkualitas tinggi dengan merek Beras Kita Premium di Kabupaten Berau, dipastikan tidak mengganggu stabilitas harga beras pasar.

Asisten Manajer Operasional Perum Bulog Berau, Ade Anggoro menjelaskan, keberadaan beras premium tersebut tidak akan menggeser peran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Beras Kita kata Ade, bukanlah produk baru. Produksi dan distribusinya sudah berjalan sejak lama, sebagai bagian dari upaya Bulog menyediakan beragam pilihan beras sesuai kebutuhan konsumen.

“Ini bukan hal baru. Beras Kita sudah lama diproduksi. Untuk distribusi ke distributor, saya tidak terlibat langsung,” ujarnya. Saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Ade, program SPHP tetap menjadi instrumen utama pemerintah dalam menjaga harga beras di pasaran. SPHP akan dikeluarkan saat terjadi kenaikan harga, dan penyalurannya bergantung pada penugasan dari pusat.

“Penugasan SPHP saat ini masih berjalan sampai 31 Januari 2026. Biasanya nanti ada penugasan lanjutan di Februari,” jelasnya.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait Beras Kita bisa merusak harga pasar, Ade menilai hal tersebut tidak berdasar. Ia menegaskan, beras premium memiliki segmen tersendiri dan tidak menyasar konsumen yang sama dengan SPHP.

Beras premium menurutnya memiliki kualitas beragam. Dia mencontohkan, harga head premium sudah diatur dikisaran Rp15.400, namun kualitasnya beragam.

“Ada yang dipoles satu kali, dua kali, sampai yang sangat mengkilap seperti merek tertentu yang harganya bisa di atas Rp19 ribu,” terangnya.

Ia menambahkan, perbedaan harga sangat dipengaruhi oleh proses pengolahan. Semakin tinggi kualitas, maka biaya produksi juga semakin besar.

“Bukan cuma biaya distribusi, tapi juga biaya pengolahannya. Itu yang membuat harga beras premium berbeda di pasaran,” tambah Ade.

Dengan segmentasi yang jelas tersebut, Bulog memastikan Beras Kita tidak akan menjadi pesaing SPHP. Justru kehadirannya dianggap melengkapi pilihan masyarakat.

“SPHP tetap untuk menjaga harga di level bawah, sementara Beras Kita untuk segmen tertentu. Jadi bukan saling menyingkirkan, tapi saling melengkapi,” pungkasnya.

Reporter : Akmal I Editor : Sarno

Bagikan