Setelah Gerindra, Kini Golkar Sebut PDIP ‘Adik-Kakak’

Rabu, 23 Juli 2025
Ketua Umum Golkar juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

JAKARTA – Sinyal politik agar PDI Perjuangan (PDIP) merapat ke koalisi pemerintah semakin menguat. Setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut Gerindra dan PDIP laksana saudara, kini giliran Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang melontarkan pernyataan senada.

Saat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (22/7/2025), Bahlil menyambut baik pernyataan Prabowo dan menegaskan posisi partainya yang juga memandang PDIP sebagai saudara.

“(Golkar) adik-kakak juga (dengan PDIP). Semua kita adik-kakak,” kata Bahlil.

Pernyataan ini seakan menjadi gema dari ucapan Presiden Prabowo sehari sebelumnya di Klaten, Jawa Tengah. Di hadapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Prabowo sempat berkelakar tentang kedekatan kedua partai besar tersebut.

Nyuwun sewu Mbak Puan, ini sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini,” kata Presiden Prabowo, yang disambut tawa oleh Puan dan elite PDIP lainnya.

Rentetan pernyataan dari dua ketua umum partai terbesar di koalisi ini memanaskan spekulasi mengenai kemungkinan PDIP bergabung ke dalam kabinet. Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai hal tersebut, Bahlil menyatakan bahwa keputusan akhir berada di tangan Presiden Prabowo sebagai pemegang hak prerogatif.

Upaya merangkul PDIP ini juga diperkuat dengan narasi ideologis. Presiden Prabowo dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa Proklamator Bung Karno, yang merupakan kakek dari Puan Maharani, adalah tokoh milik seluruh bangsa.

“Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Bagikan