NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau mengantisipasi lonjakan volume sampah selama bulan Ramadan hingga Idulfitri dengan menambah jam pengangkutan di sejumlah titik strategis, tanpa menambah jumlah pekerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan peningkatan volume sampah pada bulan puasa merupakan fenomena tahunan yang perlu penanganan ekstra.
“Di bulan Ramadan volume sampah pasti meningkat, seiring bertambahnya aktivitas masyarakat,” ujar Helmi.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLHK Berau memfokuskan pengelolaan kebersihan di kawasan pasar, Tempat Penampungan Sementara (TPS), serta lokasi-lokasi yang rawan terjadi penumpukan sampah.
“Kita fokuskan penanganan di titik-titik tertentu seperti pasar dan TPS,” jelasnya.
Helmi menegaskan, penyesuaian dilakukan bukan dengan menambah tenaga kerja, melainkan melalui pengaturan jam kerja secara bergantian. Sopir atau pengemudi truk sampah akan bekerja dengan sistem shift untuk menyesuaikan jadwal pengangkutan tambahan.
“Pekerjanya tidak kita tambah, tapi sopir atau driver truknya bergantian membawa armada, jadi sistemnya shift,” terangnya.
Selama Ramadan, pengangkutan sampah dijadwalkan tiga kali sehari, yakni pada pukul 06.00 Wita, 15.00 Wita, dan 21.00 Wita. Selain itu, pengangkutan dari TPS dan bak arm roll juga dilakukan sebanyak tiga kali agar sampah tidak menumpuk terlalu lama.
“Dengan penambahan jam dan pengaturan shift ini, kami harapkan kebersihan lingkungan tetap terjaga, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan Idulfitri,” pungkas Helmi.
Reporter: Akmal | Editor: Sarno





