PT Kertas Nusantara Siap Beroperasi Lagi, DPRD Minta Hak Pekerja Jadi Prioritas

Sabtu, 1 November 2025
Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin.

NUSANTARAKALTIM,TANJUNG REDEB – Kabar akan beroperasinya kembali PT Kertas Nusantara (KN) di Kabupaten Berau disambut dengan optimisme oleh berbagai pihak, termasuk Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin. Ia menilai, kembalinya perusahaan besar ini dapat menjadi angin segar bagi perekonomian Bumi Batiwakkal yang sempat terdampak pasca berhentinya aktivitas perusahaan tersebut.

Meski demikian, Thamrin menegaskan bahwa dukungan yang diberikan DPRD bukan tanpa catatan. Ia meminta agar PT Kertas Nusantara benar-benar memperhatikan hak-hak para pekerja, terutama bagi mereka yang telah atau akan memasuki masa pensiun.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin.

“Bukan hanya yang akan pensiun, tapi seluruh karyawan harus diperhatikan. Perusahaan besar seperti PT KN harus menjadikan kesejahteraan pekerja sebagai prioritas utama,” tegas Thamrin, Selasa (01/11/2025).

Ia menambahkan, hak pensiun merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Meski karyawan sudah tidak lagi aktif bekerja, mereka tetap memiliki hak atas dana pensiun sesuai aturan yang berlaku.

“Maka perlu dipastikan pembayaran bagi karyawan yang pensiun tetap berjalan. Karena itu merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap pekerjanya,” ujarnya.

Menurut Thamrin, kehadiran kembali PT Kertas Nusantara diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga menggerakkan sektor usaha kecil di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kita tentu berharap PT KN segera beroperasi, karena dampaknya bisa luas bagi ekonomi daerah. Tapi sebelum itu, semua urusan lama yang menyangkut kesejahteraan pekerja harus diselesaikan lebih dulu,” jelasnya.

DPRD Berau, kata Thamrin, akan terus memantau perkembangan rencana operasional perusahaan dan memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap berpihak pada masyarakat dan pekerja.

“Pada prinsipnya, kami mendukung penuh langkah perusahaan untuk bangkit kembali, asal seluruh kewajiban terhadap pegawai diselesaikan. Jangan sampai semangat baru perusahaan justru meninggalkan persoalan lama,” pungkasnya.

Bagikan