Berau Fokus Atasi Pemborosan Energi PJU, Penataan Menyeluruh Dimulai‎

Rabu, 10 Desember 2025

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Isu pemborosan energi pada Penerangan Jalan Umum (PJU) kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Serapan Anggaran APBD, APBDP, DAK dan BANKEU 2025, Senin (8/12/2025).‎‎

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menekankan perlunya penataan ulang penerangan kota agar lebih efisien dan tepat sasaran.

‎‎”Bukan hanya soal lampu mati di beberapa ruas jalan, tetapi juga pemasangan PJU yang dinilai tidak efektif,” tegasnya.

‎‎Ia mengatakan di beberapa titik justru terpasang berdempetan dan menyala bersamaan, yang menurut bupati berpotensi memboroskan anggaran dan energi.‎

“Tolong ini dibenahi. Kenapa PJU ini dipasangkan berdempetan?” tegas Sri Juniarsih, pada saat rapat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Berau, Noorhasani, memastikan pihaknya segera melakukan audit teknis di seluruh titik PJU.

“Kami akan turun mengecek langsung. Kalau ada titik yang tidak layak atau perlu dipindahkan, akan kami pindahkan. Program perbaikan total kami rencanakan mulai tahun depan,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa kerusakan PJU tidak selalu dapat terdeteksi secara cepat.

“Ada lampu yang saat dicek masih bagus, tapi beberapa waktu kemudian mati lagi. Itu tantangannya,” ujarnya.‎

Dishub memastikan perawatan dilakukan berkelanjutan, sekaligus menekankan bahwa perangkat elektronik tetap memiliki potensi kerusakan mendadak.‎‎

“Insyaallah tahun depan semua titik lampu kita targetkan tertangani. Tapi barang elektronik tidak bisa dijamin sepenuhnya, gangguan seperti petir pun bisa menyebabkan kerusakan,” ungkapnya.‎

Melalui evaluasi dan penataan ulang ini, Pemkab menargetkan penerangan jalan yang lebih merata, efisien, dan tidak lagi menimbulkan pemborosan energi maupun keluhan warga. ‎

Reporter : Akmal | Editor : Sarno

Bagikan