NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB — Dalam waktu dekat Dinas Perhubungan (Dishub) Berau sedang mempersiapkan pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV) dan peremajaan traffic light atau lampu lalu lintas, di sejumlah persimpangan untuk memantau lalu lintas secara real time.
Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, menjelaskan program ini dibuat untuk menjawab keluhan masyarakat soal lampu merah yang belum maksimal mengatur lalu lintas.
“Tujuannya simple, biar lalu lintas lebih nyaman dan terkendali,” ucapnya saat dihubungi, Kamis (14/11/2025).
Andi menegaskan, CCTV yang dipasang nanti bukan untuk sistem tilang elektronik (ETLE).”Fungsinya hanya untuk memantau kondisi di persimpangan,” jelasnya.
Rencananya ada 15 persimpangan yang akan diremajakan dan dipasangi CCTV. Hampir semuanya masuk daftar, kecuali persimpangan Jalan Diponegoro, karena masih tergolong baru. Nantinya, setiap titik akan dipasang kamera dari 3–4 arah supaya kendaraan bisa terlihat dari semua sisi.
Saat ini prosesnya masih tahap perencanaan untuk anggaran 2025, sementara pemasangan fisik ditargetkan mulai 2026 dan dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Ia mengatakan semua CCTV nantinya akan terhubung ke ruang kontrol ATCS di kantor Dishub.
”Artinya, kondisi lalu lintas bisa dipantau dari satu titik dan lampu lalu lintas bisa dikendalikan secara elektronik kalau terjadi antrean kendaraan,”jelasnya.
Andi berharap kehadiran sistem ini bisa membantu mengurangi kemacetan dan kecelakaan, sekaligus membuat masyarakat lebih nyaman saat berkendara.
“Kalau semua sudah aktif, pengawasan lalu lintas kita bakal jauh lebih optimal,” tutupnya.
Reporter : Akmal





