NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau melakukan pembersihan menyeluruh di Pasar Sanggam Adji Dilayas.
Menurut Sri Juniarsih, upaya tersebut merupakan tanggung jawab bersama agar pasar tradisional terbesar di Indonesia itu tetap nyaman dikunjungi masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik, terutama pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
“Pasar ini adalah wajah daerah. Kebersihan dan kerapian harus dijaga bersama agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja,” kata Sri Juniarsih, Senin (12/1/2026).

Selain kebersihan, ia juga mengingatkan perlunya peremajaan di sejumlah bagian pasar. Beberapa area dinilai sudah perlu dicat ulang agar terlihat lebih rapi dan segar, sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Sri Juniarsih turut menyoroti persoalan sampah, khususnya di bagian belakang pasar. Ia meminta agar pengelolaan sampah dilakukan secara rutin dan maksimal untuk mencegah timbulnya bau menyengat, terutama saat musim hujan.
“Jangan sampai sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap. Ini harus menjadi perhatian serius, karena menyangkut kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, dengan koordinasi yang baik antara DLHK dan Diskoperindag, Pasar Sanggam Adji Dilayas dapat terkelola dengan lebih baik dan tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang bersih, tertata, dan ramah bagi masyarakat.
“Kebersihan itu tanggung jawab bersama, jangan hanya dibebankan pada satu OPD saja. Termasuk para pedagang yang beraktivitas di pasar juga harus pro aktif menjaga kebersihan,” pungkasnya.
Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno





