NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengungkapkan bahwa kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Berau, Andi Nuriyanto, menyampaikan berdasarkan data statistik, kasus HIV di Berau pada 2023 tercatat sebanyak 77 kasus. Angka tersebut naik menjadi 80 kasus pada 2024 dan kembali meningkat mejadi 87 kasus pada 2025.
“Untuk tiga tahun terakhir memang mengalami peningkatan walaupun tidak banyak,” ujarnya. Senin (2/2/2026) saat ditemui di kantornya.
Namun, Andi mengatakan pihak terus melakukan upaya untuk menurunkan angka tersebut dengan melakukan pendekatan program kesehatan.
“Kami terus berupaya dan sekarang program kami berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menjelaskan, meningkatnya angka ini karena bertambahnya jumlah orang yang diperiksa. Pada 2024 jumlah yang diperiksa 5.900 orang, sementara pada 2025 meningkat jadi 6.800 orang.
“Pemeriksaan terus dilakukan dan semakin banyak juga kasus yang ditemukan,” jelasnya.
Menurut Andi, banyaknya pemeriksaan itu penanda bahwa kesadaran masyarakat untuk melakukan tes juga semakin baik. Ia juga meyampaikan deteksi dini sangat penting dalam pengendalian HIV.
“Dengan mengetahui status lebih cepat, upaya pencegahan penularan serta pengobatan dapat segera dilakukan,” ujarnya.
Ia menyampaikan pihaknya berupaya untuk melakukan pemeriksaan terus menerus, dan kedepannya cakupan pemeriksaan terus diperluas.
“Kami terus berupaya meskipun jumlah sekarang meningkat,” pungkasnya.
Reporter: Akma I Editor: Sarno





