NUSANTARAKALTIM, BALIKPAPAN – Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden kapal miring KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali bertambah.
Tim SAR gabungan menemukan satu jasad lagi pada Selasa (27/1/2026) siang, sehingga total korban tewas kini menjadi empat orang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, menyebut lokasi jasad berada di luar kendaraan, tepat di bagian belakang mobil pertama yang sebelumnya telah dievakuasi.
“Posisinya berada di luar kendaraan, di belakang mobil tempat korban pertama ditemukan,” kata Dody.
Ia menuturkan, korban terakhir ditemukan dalam keadaan tertindih muatan kendaraan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dua korban terakhir yang berhasil dievakuasi berjenis kelamin perempuan. Temuan tersebut, lanjut Dody, selaras dengan laporan keluarga korban yang sebelumnya menyampaikan adanya anggota keluarga yang belum ditemukan. Meski demikian, Basarnas belum dapat memastikan identitas korban secara rinci.
“Identitas lengkap masih kami lakukan pendataan dan pencocokan,” ujarnya.
Beberapa menit sebelum penemuan tersebut, tim SAR gabungan lebih dulu menemukan satu jasad perempuan pada pukul 14.20 WITA. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan korban ditemukan di dek kendaraan kapal dalam kondisi tertindis tumpukan peti bermuatan sayur-sayuran.
“Korban berada di dek kendaraan, tepat di belakang kendaraan korban pertama yang sudah dievakuasi,” ujar Endrow.
Endrow menambahkan, proses evakuasi berjalan cukup lambat lantaran petugas harus menyingkirkan muatan kapal yang menindih tubuh korban. Hingga Selasa sore, identitas korban yang baru ditemukan masih belum dapat dipastikan, mengingat masih ada dua penumpang yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
“Masih ada dua korban yang dicari, sehingga kami belum bisa memastikan apakah korban ini Saudari Nani atau Nurlina,” katanya.
Berdasarkan data sementara, empat korban yang telah dievakuasi terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak. Salah satu korban meninggal dunia diketahui bernama Idham Rapi (52), laki-laki yang berdomisili di Kabupaten Berau.
Korban lainnya yakni Nurma (64), perempuan asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang beralamat di Jalan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, serta Rosnaini (43), perempuan yang berdomisili di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih berada di dalam kapal. Upaya evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan petugas serta kondisi muatan kapal yang belum seluruhnya dipindahkan.
Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno





