‎Hilal Tak Tampak di Berau, Awal Ramadan Menunggu Sidang Isbat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Pemantauan hilal yang dilakukan Kementrian Agama Kabupaten Berau, bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam di Masjid Agung Baitul Hikmah, Selasa sore, berakhir tanpa hasil. Hilal yang menjadi penentu awal Ramadan tidak terlihat di ufuk barat.

‎Kepala Kemenag Berau, Kabul, menjelaskan pemantauan dilakukan secara visual dari menara masjid dengan melibatkan lintas unsur, mulai dari Pengadilan Agama, Majelis Ulama, hingga ormas Islam. Hasilnya seragam hilal belum memungkinkan untuk terlihat.

‎“Secara visual dari menara masjid tidak terlihat. Pandangan semua pihak sama, sore ini hilal memang tidak akan nampak,” ujarnya. Selasa (17/2/2026) saat di Peninjauan Hilal di Mesjid Agung.

‎Penjelasan itu diperkuat data BMKG yang menyebut posisi hilal masih berada di bawah ufuk. Secara astronomis, kondisi tersebut membuat pengamatan di wilayah Berau mustahil. Seluruh hasil pantauan telah dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi untuk diteruskan ke pusat.

‎Meski demikian, penetapan awal Ramadan belum diputuskan. Keputusan final tetap menunggu sidang isbat nasional yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia bersama ormas Islam tingkat pusat.

‎“Kita menunggu keputusan melalui sidang isbat malam ini. Apakah puasa dimulai Rabu atau Kamis, itu akan ditetapkan secara nasional,” jelas Kabul.

‎Ia juga mengingatkan kemungkinan perbedaan awal puasa di tengah masyarakat. Menurutnya, perbedaan tersebut harus disikapi dengan saling menghormati dan tidak dijadikan sumber perpecahan.

‎“Kalau ada yang memulai puasa lebih dulu, silakan. Jika pemerintah menetapkan Kamis, yang mengikuti Kamis pun silakan sesuai keyakinan masing-masing. Yang terpenting saling menghormati,” tegasnya.

‎Dengan hilal yang belum tampak di Berau, masyarakat kini menanti keputusan resmi pemerintah, sembari menjaga suasana tetap kondusif dan penuh toleransi menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan