Gandeng Pelajar dan Masyarakat, Diskan Berau Kembangkan Produk Ikan Kaleng

Selasa, 20 Januari 2026
Sejumlah siswa SMKN 3 Tanjung Batu, tengah mengikuti pelatihan membuat produk ikan kaleng.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau mulai mengembangkan inovasi pengolahan hasil laut berupa produk ikan kaleng. Menariknya, program ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga melibatkan dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pengembangan ikan kaleng tersebut menggandeng pelajar dari SMKN 3 Tanjung Batu sebagai mitra. Keterlibatan sekolah kejuruan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa.

“Kami ingin anak-anak sekolah ikut terlibat dan belajar langsung. Ini bagian dari menyiapkan sumber daya manusia lokal yang punya keterampilan,” ujar Abdul Majid.

Menurutnya, siswa tidak hanya berperan sebagai pendukung tenaga kerja, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik dalam proses pengolahan hasil perikanan, mulai dari penanganan bahan baku hingga pengemasan.

Untuk bahan baku, ikan yang digunakan direncanakan berasal dari wilayah pesisir Berau, seperti Talisayan dan sekitarnya, yang selama ini dikenal sebagai sentra perikanan tangkap. Selain itu, masyarakat sekitar, termasuk kelompok ibu-ibu, juga akan dilibatkan dalam aktivitas sentra pengolahan ikan.

“Ini bukan hanya soal produksi, tapi juga pemberdayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat sekitar ikut merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Pada tahap awal, Dinas Perikanan menyiapkan beberapa varian produk ikan kaleng, di antaranya ikan tuna dan cumi, yang disesuaikan dengan ketersediaan hasil tangkapan nelayan lokal.

Abdul Majid menegaskan, pengembangan ini masih dimulai dari skala kecil. Namun jika dikelola dengan serius dan berkelanjutan, potensi bisnis perikanan di Berau dinilai sangat besar.

“Kita mulai dari skala kecil. Tapi kalau dikelola dengan serius, peluang bisnis perikanan ini sangat besar untuk berkembang,” pungkasnya.

Reporter : Akmal I Editor : Sarno

Bagikan