Embung Maratua Rampung Dibangun, Tapi Pasokan Air Masih Jadi Tantangan

Jumat, 27 Februari 2026
Embung Maratua yang dinilai telah rampung akan tetapi pasokan air masih jadi tantangan.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB– Meski rampung, embung di Maratua belum bisa dimanfaatkan. Penyebabnya, sistem tangkapan air menuju pintu masuk embung belum optimal.

“Kolamnya sudah dibuat. Tapi masih ada kekurangan pada sistem tangkapan air untuk pintu masuk dalam menampung air. Ini yang sedang menjadi perhatian kami,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Berau, Hendra Pranata, Jumat (27/2/2026).

Dikatakannya, embung tersebut memiliki kapasitas tampung sekitar 80 ribu meter kubik. Sementara, untuk sistem tangkapan air yang tersedia saat ini, baru mampu mengalirkan sekitar 6 ribu meter kubik.

“Secara hitungan teknis, kapasitas itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Kampung Payung-Payung dan Bohe Silian,” jelasnya.

Meski demikian, tantangan utama adalah menjaga stabilitas suplai, terutama saat musim kemarau.

Untuk menjamin distribusi air tetap aman sepanjang tahun, dibutuhkan sistem pendukung tambahan, baik berupa kolam penyangga maupun penguatan infrastruktur tangkapan air.

“Untuk saat ini, fokus kami adalah mengusulkan dan mengerjakan perbaikan serta penambahan pada sistem tangkapan air agar embung bisa berfungsi optimal,” terangnya.

Hendra memastikan, kebutuhan tersebut akan ditindaklanjuti melalui perencanaan teknis dan penganggaran lanjutan.

Dengan pembenahan sistem tangkapan air, embung di Maratua diharapkan segera dimanfaatkan maksimal sebagai sumber air bersih.

“Ke depan, kita akan lakukan pembenahan agar bisa di manfaatkan kedepannya,” pungkasnya. (/)

Reporter: Akmal I Editor: Sarno

Bagikan