NUSANTARAKALTIM, BERAU – Pembangunan Tempat Kegiatan dan Dukungan Latihan (TKDL) di Kabupaten Berau, telah rampung. Namun hingga kini, fasilitas penunjang di dalamnya belum sepenuhnya tersedia sehingga belum dapat difungsikan secara optimal.
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Sumadi, menyampaikan, pihaknya terus berupaya mendorong percepatan pemanfaatan gedung tersebut. Salah satunya dengan menjalin komunikasi bersama pihak kementerian guna mengusulkan dukungan fasilitas dari pemerintah pusat.
“Secara fisik sudah selesai, hanya saja fasilitasnya yang belum ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut nantinya diharapkan dapat difungsikan secara maksimal dan eksklusif sebagai pusat peningkatan kualitas tenaga kerja di Berau.

Menurutnya, kondisi saat ini menunjukkan bahwa komposisi tenaga kerja lokal masih berada di kisaran 60 persen, sementara sekitar 37 persen lainnya masih didominasi tenaga kerja dari luar daerah.
“Kalau BLK ini sudah berjalan, harapannya tenaga kerja lokal bisa meningkat hingga 80 persen ke atas. Ini sesuai dengan target kita,” jelasnya.
DPRD pun optimistis fasilitas tersebut dapat segera difungsikan dalam waktu dekat, apalagi komunikasi dengan dinas terkait telah dilakukan dan mendapat respons positif.
“Semoga dapat segera difungsikan dalam waktu dekat ini,” lanjutnya.
Namun demikian, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri. Ia mengungkapkan, APBD Kabupaten Berau mengalami penurunan signifikan dari sekitar Rp6 triliun menjadi hanya sekitar Rp2,4 triliun.
“Dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkna agar fasilitas segera di lengkapi dan dapat dimanfaatkan,” pungkasnya.
Reporter: Akmal I Editor: Sarno





