NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Persoalan genangan air di sejumlah ruas jalan kembali menjadi sorotan dalam forum Musrenbang RKPD 2027.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur untuk membenahi sistem drainase perkotaan yang dinilai belum bekerja optimal.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan Musrenbang yang berlangsung di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang, Selasa (8/4/2026).

Ia menilai, genangan yang kerap terjadi di kawasan seperti Jalan Murjani dan Jalan Gatot Subroto menjadi indikator lemahnya sistem pengaliran air saat hujan deras.
“Kondisi ini bukan semata akibat intensitas hujan, melainkan juga dipicu buruknya pengelolaan drainase,” ujarnya
Lebih lanjut, ia menyoroti ukuran gorong-gorong yang terlalu kecil serta banyaknya saluran air yang tertutup, sehingga aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Banjir ini bukan hanya karena hujan deras. Ada faktor teknis yang harus dibenahi. Banyak saluran tidak berfungsi karena tertutup atau tidak memadai,” tegasnya.
Dedy pun meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk tidak hanya menunggu laporan atau viral di media sosial, tetapi aktif melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memetakan titik-titik rawan genangan.
Ia menilai, penanganan drainase harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk evaluasi dimensi saluran pembuangan agar mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.
“Saluran yang kecil dan mudah tersumbat harus segera diperbesar. Penanganannya harus proaktif, bukan reaktif,” ujarnya.
Selain pembenahan infrastruktur, ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masih banyak ditemukan sampah yang dibuang ke parit, yang memperparah kondisi drainase.
“Perbaikan tidak akan maksimal kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.
DPRD menilai, pembenahan drainase tidak bisa lagi ditunda. Jika tidak segera ditangani, persoalan genangan berpotensi terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Harus ada langkah cepat dan konkret. Jangan tunggu ramai dulu baru bergerak,” pungkasnya.
Reporter: Akmal I Editor: Sarno



