‎DPPKBP3A Berau Dorong Penguatan Rumah Data Kependudukan di Seluruh Kampung‎‎

Selasa, 9 Desember 2025

NUSANTARAKALTIM, TANJUNGREDEB – Upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data kependudukan terus digencarkan dalam kegiatan Orientasi Pengelolaan Rumah Data Kependudukan serta Kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (SIPERINDU). Selasa (9/12).

‎‎Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, menyampaikan bahwa Bidang Pengendalian Penduduk telah mengembangkan aplikasi analisis kependudukan bernama SIperindu, yang berfungsi membantu pemerintah melihat situasi kependudukan secara lebih detail.

‎‎“Aplikasi SIperindu ini kami kembangkan sebagai alat bantu untuk mengenali situasi kependudukan di berbagai wilayah. Dengan data yang tepat, kebijakan yang dihasilkan pun bisa tepat sasaran,” ujarnya.‎‎

Rabiatul mengungkapkan bahwa dari 13 kecamatan, 100 kampung, dan 10 kelurahan, masih terdapat wilayah yang belum memiliki Rumah Data Kependudukan. ‎‎

“Rumah data kita belum mencapai seratus persen. Masih ada kampung yang belum memiliki Rumah Data Kependudukan,” katanya.

‎‎Ia menekankan bahwa melalui Rumah Data, pemerintah dapat mengetahui potret kondisi kampung, termasuk potensi dan permasalahan masyarakat. ‎‎

“Rumah DataKu merupakan pusat data mikro yang harus berdiri di seluruh kampung dan kelurahan. apalagi kita sudah punya peta jalan pembangunan Kependudukan,” jelasnya. ‎‎

Ia mengatakan partisipasi masyarakat juga sangat dibutuhkan. Semakin banyak yang terlibat, semakin baik kualitas datanya dan semakin bermanfaat bagi pembangunan. ‎‎

“Kami juga  berharap penyuluh KB di lapangan dapat menyiapkan dan memastikan rumah data ini hadir dan benar-benar berfungsi,” katanya. ‎‎

Program tahun anggaran 2025, lanjutnya, bertujuan meningkatkan kemampuan kampung dalam mengelola rumah data serta mendorong tata kelola pemerintahan kampung berbasis data.‎‎

Sementara itu, Staf Ahli Setda Berau, Rusnan Hefni, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Berau, ia mengatakan kami sangat mendukung adanya pelaksanaan sosialisasi tersebut.‎‎

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi pembangunan kependudukan,” ujarnya.‎‎

Ia mengatakan peningkatan kualitas SDM, pembangunan keluarga, dan penguatan pengelolaan data di kampung adalah langkah strategis untuk pembangunan yang lebih baik.‎‎

Rusnan juga menekankan bahwa pengendalian penduduk merupakan upaya penting untuk mengantisipasi berbagai potensi persoalan kependudukan.‎‎

“SIperindu menjadi alat bantu peringatan dini bagi pemerintah dan masyarakat. Ini penting untuk memastikan informasi yang diterima benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan,” katanya.

‎‎Dalam era digital, lanjutnya, data adalah sumber daya paling berharga.‎‎

“Keberhasilan program sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola data. Kalau datanya tidak akurat, analisis dan keputusan pemerintah bisa salah,” tegasnya.‎‎

Rusnan menegaskan jangan sampai Rumah data ini hanya menjadi formalitas administrasi, karena itu bisa memberikan dampak yang tidak baik.

‎‎“Jadi jangan sampai data diisi hanya untuk memenuhi kewajiban administrasi. Jika salah, dampaknya bisa muncul di sistem.”‎‎ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai dari penyuluh KB hingga pemerintahan kampung.

‎‎”Kita harus bekerja bersama. Jangan sekali-kali membuat data asal-asalan. Ini bukan hanya angka, tapi dasar pembangunan,” ujarnya.‎‎

Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap seluruh kampung dapat memperkuat Rumah Data Kependudukan, sehingga mampu mendukung terwujudnya SDM Berau yang unggul, maju, dan sejahtera.‎‎

Reporter : Akmal | Editor : Sarno

Bagikan