TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tentram Rahayu, menegaskan bahwa setiap kampung di Kabupaten Berau memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan asli kampung (PAK).
Ia mengatakan potensi di kampung itu sangat beragam dan bisa berasal dari berbagai sektor sesuai karakteristik masing-masing kampung.
“Setiap kampung punya potensi masing-masing. Ada yang sudah memiliki potensi pariwisata yang siap dimanfaatkan, ada juga yang masih dalam tahap menggali,” ungkap Tentram Rahayu. Selasa (9/12) saat ditemui di Kantor Bupati.
Ia menambahkan bahwa peningkatan PAK dapat dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan aset kampung. Tidak hanya terbatas pada sektor pariwisata, tetapi juga pertanian, hingga pemanfaatan aset melalui sistem sewa atau kerja sama lainnya.
“Pendapatan asli kampung bisa digali dari kemanfaatan aset kampung. Entah itu untuk pertanian, atau untuk disewakan. Sepanjang ada kerja sama yang jelas, boleh,” jelasnya.
Terkait peluang kerja sama dengan pihak ketiga, Tentram menegaskan bahwa kampung tidak seharusnya menolak peluang tersebut. Justru, kemitraan dianggap sebagai langkah penting untuk mendorong perkembangan ekonomi kampung.
“Harus, malah bagus kalau ada mitra. Kemitraan itu bagus. Nggak ada orang bisa kerja sendiri, pasti perlu mitra,” tegasnya.
DPMK Berau berharap kampung-kampung dapat semakin kreatif melihat peluang, membangun kerja sama yang saling menguntungkan, serta memastikan pengelolaan aset berjalan transparan dan profesional demi kemandirian ekonomi kampung.
Reporter : Akmal | Editor : Sarno





