NUSANTARAKALTIM, BERAU – Satuan Reserse Narkoba Polres Berau melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu. Pada Rabu (26/11/2025) di Ruang Command Center Polres Berau.
Kasat Resnarkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, menyebut dari September hingga Oktober 2025,berhasil mengungkap 8 kasus peredaran narkoba, dan menangkap 13 tersangka, 12 laki-laki dan 1 perempuan.
”Total keseluruhan pemusnahan hari ini seberat 1.342,8 gram. Ini merupakan hasil penyitaan operasi selama dua bulan,” katanya.
Ia mengatakan penyitaan terbesar berasal dari kasus 11 September 2025 dengan tersangka berinisial P dengan berat 1.041,68 gram, serta 192,11 gram dari tersangka Rustam alias Aco. Barang bukti lainnya berkisar antara 0,33 gram hingga puluhan gram.
”Penyitaan ini adlah hasil penindakan kami di berbagai titik di Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung, hingga kawasan Labanan,” ujarnya.
Ia mengatakan Proses pemusnahan dilakukan dengan mencampurkan sabu ke dalam air mendidih yang telah diberi deterjen.
”Setelah tercampur kemudian diaduk sampai larut lalu dibuang ke septic tank sesuai prosedur pemusnahan narkotika,” katanya.
Wakapolres Berau Kompol Donny Dwija Romansa menegaskan, pemusnahan ini bukan hanya formalitas, tetapi bukti nyata bahwa Polres Berau tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk transparansi kami dalam memberantas narkoba, tidak ada toleransi bagi pelaku yang mencoba merusak generasi muda Bwrau,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh unsur penegak hukum yang hadir, termasuk pengawasan dari jaksa, hakim, penasihat hukum serta keterlibatan para tersangka sesuai ketentuan.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 dan 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup, bahkan pidana mati bagi kasus dengan barang bukti melebihi ketentuan.
Kasus dengan barang bukti di atas 5 gram otomatis masuk kategori pasal pemberatan, yang memperberat ancaman hukuman dan denda.
Melalui kegiatan ini, Polres Berau menegaskan perang terhadap narkoba akan terus dilanjutkan.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk turut berperan memberikan informasi. Bersama, kita bisa menutup ruang gerak jaringan narkotika di Berau,” tutupnya.
Reporter : Akmal
Editor : Sarno





