Bupati Berau Soroti Masalah Sampah di Kawasan Wisata Pesisir

Selasa, 20 Januari 2026
Sampah di Talisayan masih menjadi perhatian khusus, Bupati minta semua terlibat dalam penanganannya.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih mengingatkan pemerintah kampung dan masyarakat untuk lebih serius memperhatikan kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata seperti Talisayan, Bidukbiduk, dan Maratua.

Menurut dia, wilayah-wilayah tersebut saat ini menjadi daerah dengan persoalan sampah yang cukup menonjol, padahal kerap dikunjungi wisatawan.

Sri Juniarsih menilai persoalan sampah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi merusak kenyamanan lingkungan sekaligus citra pariwisata Berau. Ia menekankan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan seharusnya diiringi dengan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata.

“Kalau lingkungan bersih, wisatawan akan merasa nyaman dan ingin kembali. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keberlanjutan pariwisata dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, Bupati mendorong adanya kerja sama antara pemerintah kampung dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di wilayah masing-masing. Upaya tersebut, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif warga setempat dalam pengurangan, pengelolaan, hingga pembuangan sampah yang bertanggung jawab.

“Bukan cuma satu pihak, tapi kebersihan itu tanggung jawab semua pihak,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran individu agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurut Sri Juniarsih, perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, terutama di daerah yang menjadi wajah pariwisata Berau.

“Terutama masyarakatnya, harus bisa menormalisasi punya tanggung jawab masing-masing terhadap sampah. Jangan membebankan hanya pada petugas kebersihan saja, semua harus pro aktif,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno

Bagikan