NUSANTARAKALTIM, TANJUNGR REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mendorong hotel-hotel di Bumi Batiwakkal untuk aktif mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas pasar UMKM, terutama dengan memanfaatkan keberadaan tamu hotel yang sebagian besar berasal dari luar daerah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa hingga saat ini baru dua hotel di Berau yang secara aktif memajang dan mempromosikan produk UMKM lokal kepada para tamunya. Kondisi tersebut dinilai masih jauh dari harapan, mengingat potensi sektor perhotelan sebagai etalase produk daerah.
“Hotel itu kan tempat orang dari luar daerah menginap. Tamu-tamu ini punya peluang besar melihat, mengenal, bahkan membeli produk UMKM lokal kita,” ujar Sri Juniarsih, Jumat (9/1/2026).Menurutnya, kehadiran produk UMKM di hotel tidak hanya sebatas pajangan, tetapi juga bisa menjadi alternatif oleh-oleh bagi wisatawan saat melakukan check out.
Dengan demikian, produk lokal Berau bisa lebih dikenal sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM. Sri Juniarsih menilai sinergi antara pelaku usaha perhotelan dan UMKM perlu diperkuat. Pemerintah daerah, kata dia, siap memfasilitasi agar lebih banyak hotel bersedia menyediakan ruang promosi bagi produk lokal.
“Kalau hotel-hotel mau ikut terlibat, dampaknya besar. UMKM kita terbantu, identitas daerah juga terangkat,” katanya.
Pemkab Berau berharap ke depan semakin banyak hotel yang mengikuti langkah serupa. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, kebijakan ini juga sejalan dengan upaya memperkuat sektor pariwisata berbasis kearifan lokal di Berau.
Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno





