Berau Targetkan 500 CCTV di Jalan dan Gang demi Wujudkan Smart City

Jumat, 30 Januari 2026
Salah satu sudut jalan di Kota Tanjung Redeb yang kemungkinan akan menjadi target pemasangan CCTV.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana memasang kamera pemantau (CCTV) di hampir setiap sudut jalan, mulai dari pusat kota hingga kecamatan. Program ini digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau sebagai bagian dari upaya mewujudkan konsep Smart City.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemasangan ratusan kamera pengawas itu ditargetkan mulai terealisasi penuh pada 2027. Total unit yang direncanakan dipasang ditaksir mencapai 500 CCTV. Hingga kini, pihaknya masih menyusun skema paling tepat untuk penerapan di lapangan, baik dari sisi teknis maupun koordinasi lintas instansi.

“Fokus utamanya adalah membantu petugas ketika terjadi kecelakaan atau tindak kejahatan di jalan. Jadi orientasinya memang untuk keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Didi, Kamis (29/1/2026).

Menurut dia, cakupan pemasangan CCTV tidak hanya terbatas di ruas-ruas jalan utama di tengah kota. Pemerintah daerah juga menargetkan area permukiman, termasuk gang-gang kecil, sebagai lokasi pemasangan kamera pengawas.

“Di tahun 2027 ratusan unit tersebut sudah terpasang. Selain tengah kota, gang-gang juga menjadi target pemasangan,” katanya.

Agar rencana ini tidak berhenti sebatas wacana, Diskominfo Berau menyiapkan langkah awal pada 2026. Sebanyak 25 titik CCTV ditargetkan mulai terpasang di jantung Kota Tanjung Redeb. Setelah itu, pemasangan akan diperluas ke kecamatan yang berdekatan dengan kawasan perkotaan, seperti Teluk Bayur, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Sambaliung.

Pemilihan lokasi CCTV, lanjut Didi, akan difokuskan pada titik-titik yang dinilai strategis dan efektif untuk pemantauan. Tim teknis Diskominfo juga akan berkoordinasi dengan kepolisian serta instansi lain yang membutuhkan dukungan teknologi kamera pengawas sebagai langkah antisipatif.

“Bukan hanya untuk pengawasan wilayah oleh pemerintah. Kami ingin ada fungsi lain, seperti penerapan tilang elektronik (ETLE), pemantauan kriminalitas, hingga dukungan untuk BPBD dalam deteksi dini dan penanganan bencana, misalnya kebakaran,” bebernya.

Melalui integrasi berbagai fungsi tersebut, pemerintah daerah berharap sistem CCTV ini dapat menjadi tulang punggung pengelolaan kota yang lebih responsif, aman, dan berbasis data, sejalan dengan visi Berau menuju Smart City.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno

Bagikan