NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Gamalis memberi peringatan tegas kepada seluruh kepala kampung agar tidak terlibat dalam penggunaan maupun penyalahgunaan narkoba.
Peringatan ini disampaikan menyusul munculnya kasus penyalahgunaan narkotika di Kampung Long Suluy, yang menjadi evaluasi keras bagi pemerintah daerah.
“Kasus ini harus menjadi bahan renungan dan alarm serius bagi semua pemimpin kampung agar menjaga diri sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya. Kamis (27/11/2025) saat ditemui di SM Tower
Menurutnya, kepala kampung memegang tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga wilayahnya, bukan justru menjadi bagian dari persoalan.
“Tugas kepala kampung hari ini cukup banyak. Ada stunting, ada narkoba, ada pengelolaan dana yang lebih baik agar supaya kita tidak terjerat hukum,” tegasnya.
Ia mengatakan tidak ada toleransi bagi aparat kampung, termasuk kepala kampung, yang terbukti terlibat penyalahgunaan jabatan atau barang terlarang.
“Terkait narkoba, saya berharap kepada seluruh kepala kampung harus sudah dapat mengambil tindakan secara tegas terhadap pelaku-pelaku ini terhadap penyebar, terhadap pemakai. Biar jangan ada toleransi,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa ancaman narkoba kini telah masuk ke lingkungan masyarakat, bahkan bisa menyeret orang yang memiliki jabatan strategis di kampung.
“Narkoba ini saya lihat sudah mulai merambat ke dalam,” tambahnya.
Gamalis kembali menegaskan, kepala kampung harus menjadi teladan dan garda terdepan.
Reporter : Akmal
Edito : Sarno





