‎Momen Nataru, Pelancong melalui Bandara Kalimarau Melejit‎‎

Jumat, 28 November 2025

NUSANTARAKALTIM, TANJUNGREDEB – Kepala BLU Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan lonjakan penumpang terus “meledak” membuat AirAsia kini menjadi maskapai paling diburu warga Berau. ‎‎

“Tingkat pembelian kursi mencapai 80-90 persen di setiap penerbangannya, menjadikan rute Berau salah satu yang paling dikembangkan,” ujarnya. ‎‎

Patah juga secara terbuka meminta AirAsia menambah frekuensi penerbangan ke Berau. Targetnya jelas, minimal empat kali seminggu , bahkan ia berharap bisa daily flight jika armada memungkinkan.‎‎

“Load factor AirAsia sangat bagus, tiap hari nyaris penuh. Makanya kami mendorong agar frekuensinya ditambah,”ujar Patah.

‎‎Ia menjelaskan Kehadiran AirAsia  membawa perubahan besar, karena   harga tiket. Jika sebelumnya warga Berau harus membayar hingga Rp1,9 juta, kini tarif rata-rata berada di kisaran Rp600–700 ribu.‎‎

“Dulu masyarakat berat sekali bayar tiket, tapi sekarang hadirnya AirAsia berhasil menstabilkan harga di lapangan dan sekarang jauh lebih terjangkau,” jelasnya. ‎‎

Kemudian dengan peningkatan yang cepat ini, membuat pihak bandara semakin yakin bahwa permintaan penambahan frekuensi bukan sekadar wacana tetapi kebutuhan nyata.‎ ‎AirAsia dijadwalkan terbang ke Tarakan empat kali seminggu mulai Desember.

Melihat itu, Bandara Kalimarau merasa Berau juga layak mendapatkan perlakuan yang sama, mengingat tren penumpang di daerah ini tak kalah tinggi.

‎‎“Kalau Tarakan bisa empat kali, Berau harusnya juga bisa. Penumpang kita bagus. Kami siap kirim surat resmi kalau dibutuhkan,” tegas Patah.‎‎

Dengan load factor yang terus menanjak, tekanan publik yang tinggi, dan harga tiket yang kini stabil.

‎‎”Dengan kondisi seperti ini penambahan frekuensi AirAsia ke Berau tinggal menunggu keputusan dari pihak maskapai,” tutupnya. ‎‎

Reporter : Akmal‎

Editor : Sarno

Bagikan